logo


Moeldoko: Tak Semua Pejabat Bisa Mewakili Istana

Moeldoko menjelaskan, yang bisa mewakili Presiden Jokowi dalam memberikan pernyataan adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, dan Kepala KSP.

13 November 2020 11:46 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tidak semua pejabat bisa mewakili Istana, begitu yang disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dia menjelaskan, hanya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, dan Kepala KSP yang bisa mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberikan pernyataan.

"Kita sepakati dulu bahwa kalau mengatasnamakan Istana itu representasinya kalau di staf presiden, satu Mensesneg, kedua Menseskab, lalu KSP. Jadi kalau tenaga ahli KSP berbicara atas nama Kantor KSP, bukan atas nama Istana," kata Moeldoko kepada awak media di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (12/11).


Tanggapi Habib Rizieq, Moeldoko: Tidak Ada Istilah Kriminalisasi Ulama

Mantan panglima TNI itu mencontohkan informasi yang kurang tepat, yakni terkait sepeda yang diberikan Daniel Mananta bukan untuk Jokowi melainkan ditujukan KSP.

"Intinya bahwa semuanya itu yang ingin saya garis bawahi, jangan dikit-dikit Istana," tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, penyataan yang disampaikan deputi atau tenaga ahli di kantor KSP hanya mewakili lembaga KSP.

"Alasannya adalah mereka-mereka ini yang berbicara adalah atas nama Kantor Kepala Staf Presiden di bawah kendali saya. Jadi kalau ada salah, saya yang bertanggung jawab, bukan presiden. Itu harus clear dulu biar nggak simpang siur," terangnya.

Tanda Jasa Bukan untuk Bungkam Gatot, Istana: Jokowi Jalankan Konstitusi

Halaman: 
Penulis : Iskandar