logo


Berharap RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, PPP: Jepang Juga Tidak Main-main dengan Itu

Dubes Jepang meminta warganya yang ada di Indonesia tidak meminum minuman beralkohol

12 November 2020 05:30 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi ppp.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi berharap Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol segera disahkan menjadi Undang-undang. Ia mengatakan minuman beralkohol memiliki banyak mudaratnya.

Awiek sapaan akrabnya juga menyinggung Duta Besar (Dubes) Jepang  yang pernah melarang warganya yang berada di Indonesia meminum minuman beralkohol. Larangan tersebut disampaikan usai warga Jepang tewas setelah minum minuman beralkohol.

"Tepatnya bulan September 2020 Dubes Jepang juga mengeluarkan peringatan keras bagi warga Jepang yang ada di Indonesia untuk tidak main-main dengan minuman beralkohol setelah diketahui meninggalnya warga Jepang akibat minum alkohol oplosan," kata Awiek dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).


Habib Rizieq Punya Perjanjian dengan BIN, PPP: Budi Gunawan Belum Pernah Menyampaikan

Ia menyebut bahwa penggunaaan alkohol di kalangan remaja sudah sangat tinggi. Hal tersebut tentu akan merusak keselamatan jiwa generasi muda.

"Selain aspek agama, pengusul juga menyampaikan mudarat minuman beralkohol terhadap keselamatan jiwa dan kesehatan generasi muda," ujarnya.

Anies Bertemu Habib Rizieq, PPP: Kalau Ada Pembicaraan Soal Pilpres, Ya Wajar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati