logo


Sempat Diperiksa Pemerintah Arab Usai Dituding Buronan, Habib Rizieq Bebas Setelah Tunjukkan Hal Ini

Rizieq diisukan menjadi buronan yang melarikan diri ke Arab

11 November 2020 05:00 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab bercerita bahwa ia pernah diperiksa Dewan Kemanan Arab Saudi. Saat itu, ia diisukan menjadi buronan yang melarikan diri ke Arab.

"Katanya saya ini buronan, melarikan diri, ada persoalan hukum yang saya hadapi, saya katanya red notice," kata Habib Rizieq kepada para jemaahnya di Pertamburan, Selasa (10/11/2020).

Habib Rizieq lantas menjelaskan kepada pemerintah Arab Saudi bahwa kasus yang pernah menjeratnya sudah dihentikan. Ia mengatakan sudah ada surat-surat penghentian penyidikan dan penuntutan atau SP3.


Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, PPP: Ahlan wa Sahlan

Bahkan ia menunjukkan sebuah dokumen perjanjian dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Indonesia yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dengan demikian, ia dibebaskan karena dinilai tak memiliki masalah dengan BIN Indonesia.

"Saya punya dokumen, perjanjian antara saya denga Badan Intelijen Negara Indonesia. Saya terjemahkan lagi dalam bahasa Arab. Resmi di situ," ujarnya.

Lalin di Sekitar Bandara Lumpuh Karena Penjemputan Rizieq Shihab, PA 212: Mohon Maaf, Ini Diluar Dugaan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati