logo


Hindari Sanksi AS, Huawei Jual Saham Honor

Huawei dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan terkait rencana penjualan salah satu anak perusahaan mereka, Honor

10 November 2020 21:45 WIB

Honor
Honor reuters

BEIJING, JITUNEWS.COM - Raksasa teknologi China, Huawei, dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan Digital China Group Co Ltd dan sejumlah perusahaan lainnya terkait rencana penjualan salah satu anak perusahaan mereka, Honor.

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber Reuters yang tidak disebutkan namanya. Mereka mengatakan bahwa kesepakatan penjualan tersebut bernilai antara 15 hingga 25 miliar Yuan.

Digital China Grup, yang selama ini menjadi distributor utama smartphone Honor, saat ini menjadi pihak yang digadang-gadang menjadi pemilik selanjutnya dari anak perusahaan Huawei tersebut. Meski demikian, sejumlah perusahaan teknologi lain seperti TCL dan bahkan Xiaomi juga berpeluang menjadi calon pembeli.


Penjualan Smartphone Samsung Kuartal Ketiga Berhasil Kalahkan Apple

Sejauh ini, sejumlah pihak yang bersangkutan, seperti Huawei, Digital China Group, TCL, dan Xiaomi yang telah mengeluarkan pernyataan terkait rencana penjualan Honor tersebut.

Untuk diketahui, merk dagang Honor didirikan pertama kali oleh Huawei pada tahun 2013 lalu, dimana sebagian besar operasi bisnisnya terlepas dari perusahaan induk.

Kuo Ming-chi, pakar dan analis teknologi internasional mengatakan bahwa penjualan Honor adalah solusi yang menguntungkan bagi Huawei dan Honor, ditengah ancaman sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah AS.

"Jika Honor terlepas dari Huawei, pembelian komponen mereka tidak lagi menjadi bagian dari sanksi AS terhadap Huawei. Hal ini akan membantu bisnis smartphone Honor dan para supliernya," tulis Kuo Ming-chi.

Biaya Terlalu Mahal, Swedia Tak Jadi Blokir Huawei dari Proyek Pengadaan Jaringan 5G

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia