logo


Rizieq Shihab Disambut Sukacita, Fahri Hamzah: Pemimpin Harus Rela Menelan Malu

Dia menekankan pemerintah harus mengikis rasa dengki masa lalu demi persatuan bangsa.

10 November 2020 14:11 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah menilai pemerintah seharusnya ikut menyambut kepulangan Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, kedatangan pentolan FPI itu dinantikan banyak orang, entah diakui atau tidak.

Fahri menyebut Presiden Joko Widodo minimal harus menyampaikan ucapan selamat atas kembalinya Rizieq di Indonesia.

“Ada seorang tokoh, diakui atau tidak, ia disambut kedatangannya. Perpisahannya mengharukan dan pertemuannya dinantikan. Mengapa pemimpin negara tidak ikut pada perasaan sukacita bangsa? Apa yang menghalanginya mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air?,” cuit Fahri Hamzah di akun Twitternya, Selasa (10/11).


Kerumunan Massa Pendukung Habib Rizieq, Satgas Covid-19: Meningkatkan Risiko Penularan yang Besar

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menilai kepala negara semestinya bisa lebih dewasa dalam menyikapi fenomena Rizieq. Dia menekankan pemerintah harus mengikis rasa dengki masa lalu demi persatuan bangsa.

“Pemimpin negara harus dewasa. Kita tidak akan bisa terus menerus mempertahankan sisa-sisa dengki padahal kita sedang mencari alasan untuk bersatu. Pemimpin harus ada kerelaan untuk menelan malu akibat kecerobohan masa lalu. #WelcomeHomeHRS,” tulisnya.

Soal Kerumunan Massa, PPP: Pemerintah Lupa, Kalau Habib Rizieq Itu Ada Pengikut Fanatik

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×