logo


Selama Menetap di Arab, Rizieq Disebut Kerap Lontarkan Kalimat Tak Pantas

Dubes RI untuk Arab menyayangkan ucapan yang kerap dilontarkan Rizieq Shihab

6 November 2020 21:28 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kerap melantarkan kalimat tidak pantas selama menetap di Arab Saudi. Rizieq Shihab disebut kerap mengatakan Jokowi presiden ilegal.

"MRS (Muhammad Rizieq Shihab) justru sering melancarkan kalimat tidak pantas dari kota suci Makkah dengan menyebut Presiden Jokowi adalah presiden ilegal," kata Agus seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (6/11/2020).

Ia bahkan mengatakan sering didatangi koleganya yang menyayangkan ada warga negara yang menyebut kepala negaranya sebagai presiden ilegal.


Fadli Zon Bandingkan Kasus Rizieq Shihab dengan Reynhard Sinaga, NasDem: Beda Logika!

"Kami sering ditanya kolega-kolega Saudi yang menyayangkan bagaimana ada warga negara Indonesia menyebut kepala negaranya dengan sebutan 'rais ghair syar'iyyin', presiden ilegal," sambungnya.

Agus mengatakan bahwa Rizieq terjerat sejumlah kasus di Arab Saudi, termasuk salah satunya terkait keimigrasian. Meski demikian, menurutnya masalah yang dihadapi Rizieq Shihab bukan masalah prioritas yang perlu didampingi KBRI Riyadh.

Agus memberi contoh kasus yang perlu didampingi KBRI Riyadh yakni kasus WNI yang terancam hukuman mati.

"Kasus yang menimpa MRS tidak masuk dalam prioritas KBRI Riyadh," ujarnya.

Kemenkes Minta Rizieq Isolasi 14 Hari Usai Tiba di Indonesia, FPI: Enggak Perlu Kami Tanggapi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati