logo


6 Jam Banjir Surut Dinilai Mustahil, PDIP Sebut Belum Ada Program Penanganan Banjir Anies yang Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta banjir bisa surut dalam waktu 6 jam

6 November 2020 09:53 WIB

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono dprd-dkijakartaprov.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta banjir bisa surut dalam waktu 6 jam. Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, rencana tersebut mustahil.

"Itu rencana sih oke, tapi realisasi untuk menepati janji 6 jam itu sih mustahil," kata Gembong seperti diberitakan Detikcom, Jumat (5/11).

Gembong menilai mustahil karena selama tiga tahun Anies memimpin tidak ada program penanganan banjir yang dieksekusi.


Mau Rizieq Dideportasi atau Tidak, Politisi PDIP Sentil Mahfud Md: Apa Ruginya Negara?

"Kenapa saya katakan mustahil, karena selama 3 tahun Anies memimpin DKI, belum ada satupun program penanganan banjir yang sudah dieksekusi," ucapnya.

Ia lalu menyinggung program Anies normalisasi sungai dan drainase vertikal yang belum terealisasi secara maksimal.

"Program unggulannya naturalisasi kali, belum dieksekusi, masih sebatas wacana, program drainase vertikal yang dijanjikan sekian juta belum juga maksimal dilaksanakan. Kenapa program naturalisasi belum dapat dieksekusi, karena terbelenggu dengan janji kampanye bahwa Anies tidak mau melakukan penggusuran pemukiman warga di bantaran sungai," ujar Gembong.

3 Tahun Anies Baswedan Jadi Gubernur, Ruhut: Apa yang Sudah Dia Lakukan untuk Jakarta?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata