logo


Jokowi Sebut 90% Bahan Baku Obat Impor, Said Didu: Bikin Isu untuk Alihkan Perhatian

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa saat ini 90 persen obat dan bahan baku obat masih impor.

5 November 2020 15:30 WIB

Said Didu
Said Didu Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyebut bahwa saat ini 90 persen obat dan bahan baku obat masih impor. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memiliki keragaman hayati.

Pernyataan Jokowi tersebut mendapat tanggapan dari mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu. Said Didu menyebut bahwa Jokowi membuat isu untuk mengalihkan perhatian dari resesi ekonomi yang sedang terjadi.

"Resesi ekonomi sedang tejadi, sekarang bahas bahan baku obat. Selalu bikin isu untuk alihkan perhatian. Rakyat sudah paham cara itu," kata Said Didu melalui akun Twitternya, Kamis (5/11).


Tak Mau Repotkan Jokowi Soal Kepulangannya, Rizieq Shihab: Jangan Ada Klaim Pahlawan Kesiangan

Seperti diketahui, Jokowi menyebut 90 persen bahan baku obat masih mengandalkan impor.

"Kita tahu bahwa sekitar 90 persen obat dan bahan baku obat masih mengandalkan impor. Padahal negara kita sangat kaya dengan keberagaman hayati, baik di daratan maupun di lautan. Hal ini jelas memboroskan devisa negara, menambah defisit neraca transaksi berjalan, dan membuat industri farmasi dalam negeri tidak bisa tumbuh dengan baik," ujar Jokowi dalam video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, (5/11).

"Kekayaan keragaman hayati Indonesia harus dijadikan modal dasar dalam kebangkitan industri obat dalam negeri. Keragaman hayati harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat di bidang kesehatan. Obat fitofarmaka juga perlu difasilitasi untuk melewati uji klinis dan standardisasi sehingga menjadi pilihan pengobatan promotif dan preventif," lanjutnya.

 

Jokowi Akan Beri Penghargaan untuk Gatot Nurmantyo, Refly Harun: Bisa Jadi dalam Rangka 'Menjinakkan'

Halaman: 
Penulis : Admin
 
×
×