logo


Fakta Sejarah Dibalik Remember the 5th of November dan Topeng Guy Fawkes

Sejarah singkat Topeng Guy Fawkes dan istilah Remember, remember the 5th of November

5 November 2020 11:15 WIB

Topeng Guy Fawkes
Topeng Guy Fawkes istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebagian dari kita pasti pernah mendengar istilah "Remember, remember the fifth of November" atau setidaknya pernah melihat sebuah topeng berwarna putih dengan wajah tersenyum menyeringai bernama topeng Guy Fawkes yang populer berkat film V for Vendetta. Namun apa yang melatar belakanginya? Mengapa topeng tersebut begitu tenar? Begini sejarah singkatnya.

Pada 5 November 1605, ada seseorang bernama Guy Fawkes. Ia ditangkap sewaktu berada di sebuah gudang yang terletak dibawah Gedung Parlemen Inggris beserta puluhan barel bubuk mesiu. Guy Fawkes kemudian dimasukkan penjara dan diklasifikasikan sebagai seorang pengkhianat negara bersama sejumlah orang lainnya yang dipimpin oleh Robert Catesby karena berencana meledakkan gedung parlemen dan melawan pemerintahan Inggris.

Ia kemudian dihukum mati.


Lembah Kematian di California Jadi Tempat Terpanas di Muka Bumi

Pada tahun 1606, Parlemen Inggris dan pihak kerajaan mulai menggelar tradisi untuk merayakan keberhasilan mereka dalam menggagalkan rencana pengkhianatan yang dikenal dengan istilah Gunpowder Plot tersebut, yakni dengan membawakan serangkaian pidato kepada seluruh rakyat.

Lancelot Andrewes kala itu menjadi orang pertama yang membawakan pidato. Dalam pidatonya, ia meminta seluruh rakyat Inggris untuk terus mengingat insiden terkelam dari sejarah mereka. Begini sepenggal kalimat pidatonya.

"Remember remember the fifth of November
Gunpowder, treason and plot.
I see no reason why gunpowder, treason
Should ever be forgot…"

Sejak saat itu, setiap tahunnya masyarakat Inggris selalu memperingati 5 November sebagai malam api unggun atau malam Guy Fawkes. Masyarakat menggelar pesta kembang api dan api unggun ditutup dengan membakar boneka Guy Fawkes yang mereka buat dari kain bekas dan dibentuk sedemikian rupa hingga berwujud seperti manusia.

Sosok Guy Fawkes yang sebelumnya dikenal sebagai pengkhianat kini telah bergeser. Kini ia dianggap sebagai seorang pahlawan revolusioner, terlebih setelah munculnya novel V for Vendetta pada tahun 1980-an, yang kisahnya diangkat ke dalam film dengan judul yang sama pada tahun 2005.

Dalam film tersebut, aktor utama adalah sosok anti pemerintahan fasis, dan berencana untuk meledakkan Gedung Parlemen Inggris.

Ia selalu terlihat menggunakan topeng Guy Fawkes.

Berkat novel dan film tersebut, topeng Guy Fawkes menjadi sangat populer dan bahkan digunakan sebagai simbol gerakan anti-pemerintah.

"Setiap generasi memunculkan kembali (sosok) Guy Fawkes sesuai kebutuhannya," kata pakar sejarah dari Unversitas Lousiana William B. Robinson, dikutip dari History.com.

"Tapi, Fawkes saat itu hanya salah satu dari bawahan. Seharusnya itu diperingati sebagai Hari Robert Catesby," tukasnya.

5 Kesalahan Paling Mahal yang Pernah Dibuat oleh Manusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia