logo


Sebut Aduan Dugaan Pembohongan Risma Tak Jelas, PDIP: Laporannya Malah Diketawain Banyak Orang

PDIP sebut tindakan Risma saat mengkampanyekan paslon Wali Kota Surabaya adalah hal yang lumrah

4 November 2020 16:30 WIB

Wali Kota Surabaya,Tri Rismaharini.
Wali Kota Surabaya,Tri Rismaharini. Antara

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Abdul Malik melaporkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke Ditreskrimum Polda Jatim. Risma dinilai telah melakukan pembohongan publik saat mengkampanyekan paslon Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan bahwa laporan yang dibuat Malik tidak memiliki hukum yang jelas.

"Logika dan konstruksi hukumnya tidak jelas," kata Awi sapaan akrabnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (3/11/2020).


Bantah Terlibat Video Porno, Ketua DPC PDIP Pangkep Sebut Ada Kaitannya dengan Pilkada

Menurutnya, perkataan Risma yang menyebut Eri sebagai anaknya adalah hal yang lumrah. Ia berpendapat bahwa pernyataan Risma tersebut merupakan makna kiasan yang biasa dilakukan oleh sejumlah tokoh.

"Soal (Eri) anak Bu Risma, itu kan suatu diksi yang biasa. Itu lumrah disampaikan oleh seorang tokoh, kalau dia bilang 'anak-anakku warga Surabaya' itu kan biasa. Apakah anak-anak itu kemudian harus selaku berkonotasi biologis, kan tidak juga," jelasnya.

Gatot Nurmantyo Akan Diberi Penghargaan oleh Jokowi, Politikus PDIP Sebut Aneh

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati