logo


Kanada Siap Bantu Warganya yang Tinggal di AS Hadapi Potensi Kerusuhan Pasca Pilpres

Pemerintah Kanada siap bantu warganya yang tinggal di AS jika nantiya aksi kerusuhan usai pengumuman hasil pilpres AS benar-benar terjadi

4 November 2020 14:45 WIB

Pemilik toko di AS bersiap untuk menghadapi aksi kerusuhan pasca pengumuman hasil pilpres AS
Pemilik toko di AS bersiap untuk menghadapi aksi kerusuhan pasca pengumuman hasil pilpres AS bbc

OTTAWA, JITUNEWS.COM - Sejumlah diplomat Kanada menyatakan siap untuk membantu warga Kanada yang tinggal di AS jika nantinya aksi kerusuhan pasca pengumuman hasil pilpres AS benar-benar terjadi.Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland, Selasa (3/11).

"Ini adalah tanggung jawab pemerintah kita untuk berada di sana bagi semua warga Kanada yang berada di luar negeri, dan kita akan ada disana untuk mereka," kata Chrystia Freeland dikutip dari Global News, Rabu (4/11).

Ia mengatakan bahwa siapapun yang nantinya terpilih sebagai presiden AS merupakan keputusan rakyat AS dimana warga Kanada yang tinggal di AS akan menerimanya.


Ali Khameni Sebut Wilayah Nagorno-Karabakh Milik Azerbaijan

"Pemerintah Federal kami sangat siap. Kami telah siap dengan semua kemungkinan," tambahnya.

Sebelumnya, banyak pengamat memperkirakan bahwa proses penghitungan suara pilpres AS akan berlangsung selama beberapa hari ke depan atau bahkan beberapa pekan mengingat adanya keterlambatan dalam proses pencoblosan di sejumlah negara bagian.

Sementara itu, banyak dari warga AS yang telah bersiap untuk mengantisipasi adanya aksi protes berujung dengan kerusuhan yang terjadi pasca pengumuman hasil pilpres.

Para pemilik toko di hampir seluruh negara bagian bahkan telah bersiap dengan memasang pengaman pada jendela depan toko mereka untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

"Situasi ini membuat saya, sebagai masyarakat AS ketakutan," kata Daneet Brill, seorang warga AS kelahiran Kanada.

"Baik itu Presiden Republikan atau Demokrat, itu tidak pernah membuat saya cemas sebelumnya, tapi itu yang saya rasakan saat ini," tambahnya.

Kanada Susun Rencana Evakuasi Ratusan Ribu Warganya dari Hong Kong

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia