logo


Gatot Nurmantyo Mau Diberi Penghargaan, Ferdinand: Tak Perlu Dipersoalkan

Meski ada yang tak suka dengan penganugerahan itu karena pergerakan politik Gatot belakangan ini.

4 November 2020 04:00 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal rencana penganugerahan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo kepada sejumlah tokoh, salah satunya Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo.

Menurutnya, penganugerahan ini tak perlu dipersoalkan. Kendati ada yang tak suka karena pergerakan politik Gatot belakangan ini.

"Tak perlu kita pertentangkan soal pemberian bintang jasa ini. Boleh saja kita merasa tidak suka karena aktivitas politik Gatot belakangan ini. Mungkin saja presiden (Jokowi) juga tak suka," kata Ferdinand di cuitan Twitternya, @FerdinandHaean3, dilihat pada Rabu (4/11).


Pinangki Berbusana Syar'i Saat Sidang, Ferdinand: Dulu Saya Pikir Pinangki Ini Kafir!

Ferdinand menilai langkah Jokowi kali ini merupakan bagian dari kewajibannya sebagai kepala negara dalam menjalankan Undang-Undang.

"Tapi ini presiden melaksanakan kewajibannya sebagai kepala negara melaksanakan UU," ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada sejumlah orang. Deklarator KAMI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo juga masuk dalam daftar.

Hal ini dibeberkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Menko Polhukam), Mahfud MD di akun Twitter-nya @mohmahfudmd.

"Tanggal 10 dan 11 November 2020 Presiden (Jokowi) akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional (PN) dan Bintang Mahaputera (BM). Yang dapat gelar PN, antara lain, SM Amin dan Soekanto, yang dapat BM, antara lain, Gatot Nurmantyo dan Arief Hidayat," tulis Mahfud.

Presiden Jokowi Kecam Sikap Emmanuel Macron, PKS: Agak Terlambat

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×