logo


Teroris Serang Wina, Polisi Minta Warga Hindari Tempat Umum

Serangan teroris yang terjadi di Wina, Austria pada Senin (2/11) malam menewaskan satu orang dan melukai sepuluh orang lainnya.

3 November 2020 15:00 WIB

Polisi Austria memperketat keamanan di pusat Kota Wina, usai terjadi serangan teroris pada Senin (2/11)
Polisi Austria memperketat keamanan di pusat Kota Wina, usai terjadi serangan teroris pada Senin (2/11) istimewa

WINA, JITUNEWS.COM - Satu orang tewas dan sepuluh lainnya terluka, termasuk seorang petugas kepolisian saat sebuah serangan teroris terjadi di dekat tempat ibadah umat Yahudi, sinagog, yang berlokasi di tengah kota Wina, Austria, Senin (2/11) malam.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Austria mengatakan bahwa insiden serangan terjadi sekitar pukul 8 malam waktu setempat, dimana tembakan pertama terdengar tak jauh dari sinagog. Para pelaku serangan kemudian juga melakukan penembakan di lima tempat di pusat kota Wina.

Dilansir dari ABC News pada Selasa (3/11), tujuh orang yang mengalami luka serius dan berada dalam kondisi kritis kemudian dilarikan ke enam rumah sakit yang ada di kota tersebut.


Argentina Tunggu Kiriman 10 Juta Dosis Vaksin Sputnik V dari Rusia

Salah satu pelaku penembakan berhasil ditembak mati oleh pihak kepolisian, sementara beberapa lainnya saat ini masih dalam pengejaran. Otoritas setempat mengatakan bahwa "beberapa tersangka bersenjatakan senapan laras panjang" di "enam lokasi penembakan berbeda".

Para penduduk langsung diminta untuk menghindari tempat-tempat umum dan diminta untuk tidak menggunakan sarana transportasi umum untuk sementara waktu untuk mengantisipasi serangan susulan. Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa insiden kasus penembakan tersebut masih aktif.

"Masih aktif: Tetap di rumah! Jika anda berada di jalanan, segera berlindung! Hindari tempat-tempat umum, jangan gunakan transportasi umum!" kata Kepolisian Wina dalam cuitan Twitter.

"Tembakan berasal di kawasan pusat kota - beberapa orang terluka - Hindari semua tempat umum atau transportasi publik - jangan sebarkan video dan foto (mengenai insiden)," tambahnya.

"Saya ingin berterima kasih kepada seluruh pasukan darurat yang bersedia bertaruh nyawa, khususnya hari ini, untuk keamanan kita. Kepolisian kita akan menindak para pelaku kejahatan serangan teroris ini," kata Kanselir Austria Sebastian Kurz dalam cuitan Twitter.

Sementara itu, juru bicara Kemendagri Austria menyatakan bahwa langkah pengejaran masih dilakukan oleh pihak kepolisian hingga dini hari, dan semua siswa diminta untuk tidak pergi ke sekolah pada Selasa (3/11), meskipun sekolah tidak ditutup.

3 Pejuang ISIS Serang Universitas Kabul, 22 Orang Tewas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia