logo


7 Pembangkit Listrik Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM, Ini Alasannya

Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan diselenggarakan untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-75.

3 November 2020 13:13 WIB

Peghargaan Hari Listrik Nasional
Peghargaan Hari Listrik Nasional ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan apresiasi berupa Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan kepada tujuh pembangkit listrik, yang dilaksanakan secara virtual. Ketujuh pembangkit listrik yang memperoleh nilai tertinggi dari tiap kategori penghargaan ini adalah PLTU Paiton Unit 1 dan 2, PLTGU Gresik, PLTU Belitung, PLTGU Keramasan, PLTU Teluk Balikpapan, PLTU Tidore, dan PLTG Tello.

Menteri ESDM Arifin Tasrif pada sambutannya, menyambut baik upaya peningkatan keselamatan ketenagalistrikan melalui kompetisi ini dan berharap ajang ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha di bidang ketenagalistrikan.

"Ajang tahun ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha penyediaan tenaga listrik, khususnya di bidang pembangkitan akan pentingnya aspek keselamatan baik dari sisi sertifikasi laik operasi, kompetensi tenaga teknik, serta aspek lingkungan ketenagalistrikan," tutur Arifin, Selasa (3/11).


HoA Transisi WK Rokan Diteken, Menteri ESDM: Milestone Jaga Produksi Migas Jangka Panjang

Arifin juga berharap agar upaya yang telah dilakukan oleh para peraih penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi badan usaha lainnya.

"Selamat kepada para pemenang penghargaan keselamatan ketenagalistrikan tahun 2020. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Bapak/Ibu sekalian dapat menjadi inspirasi bagi badan usaha lain. Kami juga mengajak agar para pemenang tidak cepat puas diri, namun dapat menjadikan prestasi yang diperoleh ini sebagai pemacu semangat untuk lebih baik lagi di masa depan," tandas Arifin.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana, menjelaskan bahwa Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan bertujuan memberikan apresiasi dan meningkatkan kesadaran pemenuhan keselamatan ketenagalistrikan.

"Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan meningkatkan kesadaran badan usaha penyediaan tenaga listrik, khususnya pembangkit tenaga listrik dalam pemenuhan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan agar tercipta kondisi instalasi tenaga listrik yang aman, andal dan ramah lingkungan, serta untuk menciptakan safety culture di subsektor ketenagalistrikan," ujar Rida.

Rida menjelaskan, terdapat 46 instalasi pembangkit listrik dari 11 kategori pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas atau Gas Uap (PLTG atau PLTGU) yang menjadi peserta dalam ajang penghargaan yang telah dilakukan untuk ketiga kalinya ini. Ketujuh pembangkit listrik yang memperoleh penghargaan ini adalah yang masuk passing grade dari penilaian administratif dan verifikasi yang telah dilakukan.

Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan diselenggarakan untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-75. Penilaian penghargaan ini dilakukan oleh Tim Ahli dari Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), akademisi, praktisi, serta stakeholder ketenagalistrikan.

Metode penilaian terdiri dari penilaian administrasi dan verifikasi yang dilakukan secara langsung di lapangan maupun secara daring. Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, penilaian dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

Pandemi Covid-19 Berlanjut, ICP September Turun ke USD37,43/Barel

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan