logo


Tiba di Bareskrim Polri, Refly Harun Jadi Saksi Kasus Gus Nur

Refly akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian yang menyeret Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.

3 November 2020 11:12 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun penuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Refly akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian yang menyeret Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.

Refly tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 10.00 WIB.

"Sesuai panggilan, jadi saya tidak terlambat ya," kata Refly kepada wartawan, Jakarta, Selasa (3/11).


Kalau Indonesia Main Pidanakan Orang, Refly Harun: Sesungguhnya Negara Gunakan Tangan Besi

Refly dimintai keterangan terkait video wawancara dengan Gus Nur yang diunggah ke Munjiat Channel. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

"Jadi begini, kontennya (wawancara) itu kita tidak boleh men-judgement ya. Konten kan, masih dalam proses penyidikan," kata Refly.

Seperti diketahui, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon, Azis Hakim melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri pada 21 Oktober. Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik sejak 24 Oktober lalu.

"NU saat ini dapat diibaratkan sebagai bus umum yang sopirnya dalam kondisi mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal, dan penumpangnya kurang ajar," itulah ucapan Gus Nur yang menjadi permasalahan.

Denny Siregar ke Refly Harun: Sugik Tak Mau Dipenjara Sendirian

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata