logo


Presiden Jokowi Kecam Sikap Emmanuel Macron, PKS: Agak Terlambat

Meski begitu, HNW tetap mengapresiasi langkah Presiden Jokowi tersebut.

3 November 2020 05:00 WIB

Hidayat Nur Wahid
Hidayat Nur Wahid Detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan perwakilan ormas-ormas keagamaan mengecam kekerasan di Paris dan Nice, Prancis.

Jokowi menyebut pernyataan Macron telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

“Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia,” tegas Jokowi melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (31/10).


Paham Jika Pernyataannya Membuat Marah Umat Islam, Macron: Anda Harus Pahami Peran Saya

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai kecaman yang disampaikan Jokowi itu telat. Pasalnya, PKS dan sejumlah ormas Islam lebih dulu menyatakan kecaman.

“Akhirnya Pak Jokowi bersuara juga. Setelah ormas Islam bicara, setelah PKS bicara, setelah PKS memberikan surat resmi kepada Presiden Macron,” kata Hidayat Nur Wahid, seperti dikutip dari RMOL, Selasa (3/11).

Namun, dia tetap menghargai sikap Presiden Jokowi tersebut. “Apapun kami apresiasi lah pernyataan presiden. Apapun lebih baik agak terlambat.”

“Ketimbang Indonesia sebagai negara kepulauan Islam terbesar tidak bicara sama sekali,” pungkasnya.

Sesalkan Jokowi yang Belum Teken UU Ciptaker, PKS: Padahal Sudah Berdarah-darah Disahkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar