logo


Bangun Kawasan Industri, Indonesia Rayu Polandia

Polandia ingin membangun kerja sama di bidang industri maritim, peralatan kesehatan dan industri agro

17 April 2015 13:29 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA  JITUNEWS.COM - Guna tercapainya proyek 14 kawasan industri di Indonesia bagian timur, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pihak Polandia untuk berinvestasi di berbagai sektor, diantaranya terkait pengembangan pembangkit listrik.
 
Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin mengungkapkan, bahwa Polandia berkeinginan untuk membangun kerja sama di bidang industri maritim, peralatan kesehatan dan industri agro. "Mereka juga bilang punya keunggulan di bidang listrik. Saya bilang silakan kalau mau berpartisipasi dalam program 35.000 megawatt," ungkapnya kepada wartawan dalam gelaran acara pertemuan pemerintah dan pengusaha Polandia di Jakarta baru-baru ini.
 
Dengan adanya pertemuan tersebut, lanjut Saleh, diharapkan berlanjut ke tahap penjajakan dan realisasi penanaman modal di kawasan-kawasan industri yang sedang dibangun.
 
"Kawasan industri ini tentu saja memerlukan penyediaan listrik. Dalam kurun waktu 2015-2019, Indonesia memerlukan sumber daya listrik sebesar 35,5 gigawatt (GW)," jelasnya.
 
Menperin menambahkan, bahwa kebutuhan listrik yang besar seharusnya merupakan peluang bagi industri-industri pembangkit listrik dan juga industri pendukungnya untuk dapat berpartisipasi dalam menyediakan kebutuhan tersebut.
 
Untuk diketahui, saat ini Kemenperin telah menghitung kebutuhan energi 14 kawasan industri yang sebagian besar berada di Indonesia Timur, seperti Sulawesi, Maluku, Papua, selain Kalimantan serta Gresik di Jawa Timur.

Kemenperin Tarik Investor Jepang untuk Bikin Baterai Kendaraan Listrik

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex