logo


Konflik Israel dan Hizbullah, Kedua Pihak Siap Hadapi Perang Besar

Israel dan Hizbullah menyataklan siap untuk melakukan perang terbuka dalam skala besar

31 Oktober 2020 13:54 WIB

Pasukan militer Israel
Pasukan militer Israel istimewa

BEIRUT, JITUNEWS.COM - Tensi antara Israel dan Lebanon kian meningkat sejak akhir Agustus lalu, saat militer Israel meluncurkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas milik Hizbullah. Serangan tersebut dilakukan untuk membalas tindakan Hizbullah yang menembaki pasukan Israel dari wilayah perbatasan Lebanon-Israel.

Brigadir Jenderal Ido Mizrachi, Kepala Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa meskipun pihaknya menganggap Hizbullah sebagai musuh terbesarnya, namun mereka akan terus berupaya untuk mencegah konflik tersebut berubah menjadi perang besar.

"Namun, kita harus siap untuk beroperasi melawan Hizbullah, khususnya jika kita perlu melakukannya secara fisik dan geografi di area selatan Lebanon. Ini akan menjadi situasi yang sangat rumit bagi kita, namun itu adalah yang kita perlu siapkan," kata Mizrachi, dikutip dari Sputnik News, Sabtu (31/10).


Mantan Presiden Perancis Ingatkan Terorisme Bukan Bagian dari Islam

Ia memperkirakan jika nantinya Israel dan Hizbullah terlibat konflik, gencatan senjata akan menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

"Beberapa hal telah berubah. Mereka tahu bahwa kami telah mengembangkan teknologi tingkat tinggi untuk mengetahui lokasi dan menghancurkan aset mereka. Saya tidak yakin mereka akan mengibarkan bendera putih dan menggelar kesepakatan damai. Maksud saya, saya sebenarnya berharap mereka melakukannya, namun itu tidak akan terjadi di generasi saya," tambahnya.

Sementara itu, juru bicara Hizbullah mengatakan bahwa kelompok militan mereka selalu dalam kondisi siap terlepas adanya latihan militer yang dilakukan oleh Israel.

Turki Diguncang Gempa, Azerbaijan Siap Beri Bantuan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia