logo


Trump Sebut AS Rentan terhadap Serangan Teroris Islam Jika Joe Biden Menang Pilpres

Donald Trump mengingatkan jika Joe Biden berniat untuk menghapus kebijakan larangan masuk AS sehingga hal itu membuat teroris dapat lebih mudah masuk dan menyerang AS

31 Oktober 2020 11:00 WIB

Donald Trump dan Joe Biden
Donald Trump dan Joe Biden sky news

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump memperingatkan kepada para pendukungnya dalam acara kampanye di Florida bahwa jika Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden, maka hal itu akan membuka pintu bagi teroris Islam untuk memasuki wilayah AS.

"Biden ingin menghentikan larangan masuk dan gelombang pengungsi dari sejumlah tempat berbahaya di dunia. Ia akan membuka pintu untuk terorisme Islam radikal," kata Trump, dikutip dari Sputnik News, Sabtu (31/10).

Donald Trump mengklaim bahwa Biden nantinya akan berupaya untuk menghapus kebijakan larangan masuk AS yang ia cetuskan pada tahun 2017 lalu, sehingga hal itu nantinya membuat AS rentan terhadap serangan terorisme sperti yang tengah terjadi di Perancis.


Genjot Pengembangan Teknologi, China Ingin Hong Kong Jadi Pusat Teknologi dan Inovasi Internasional

"Kita turut berduka untuk rakyat Perancis. Amerika berdiri bersama dengan negara sekutu tertua kita dalam perjuangan ini. Serangan teroris Islam radikal ini harus segera dihentikan," ujar Trump.

Trump kemudian mengatakan bahwa di bawah "rencana pemerintahan Biden", AS akan "mengalami sejumlah serangan yang buruk" seperti yang dialami oleh Perancis. Ia kemudian meminta rakyat AS terutama para pendukungnya untuk mencegah skenario tersebut menjadi kenyataan.

Trump Sebut Perlakuan Negara Sekutu terhadap AS Lebih Buruk dari Musuh

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia