logo


Singapura Segera Ijinkan Turis dari China dan Australia Masuk Wilayahnya

Singapura menganggap kedua negara tersebut berhasil menangani wabah Covid-19

30 Oktober 2020 15:48 WIB

Ilustrasi patung Merlion di Singapura.
Ilustrasi patung Merlion di Singapura. Pixabay

SINGAPURA, JITUNEWS.COM - Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) pada Kamis (29/10) mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mengijinkan pendatang dari China daratan dan Australia untuk memasuki wilayah mereka mulai bulan depan.

Mereka juga akan melakukan tindakan screening dan tidak mewajibkan para pendatang dari kedua negara tersebut untuk menjalani masa karantina 14 hari jika tidak terbukti positif Covid-19.

Keputusan tersebut diberlakukan karena Otoritas Singapura menganggap kedua negara telah berhasil menangani wabah Covid-19 secara baik.


WHO Sebut Eropa Kembali Jadi Episentrum Wabah Covid-19

"Resiko adanya kasus (Covid-19) impor dari kedua wilayah tersebut sangat rendah," kata CAAS dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari The Jakarta Post, Jumat (30/10).

Seperti diketahui, otoritas Singapura telah menutup perbatasan mereka sejak Maret lalu. Singapura juga telah melaporkan hampir 58 ribu kasus Covid-19 dengan 28 kematian, dan kini tengah berupaya untuk memulihkan perekonomiannya yang sebelumnya terpuruk akibat pandemi.

China Tuding Menlu AS Provokasi RI, Fadli Zon: Mungkin China Merasa Tersaingi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia