logo


Elektabilitas Ganjar Pranowo Meningkat, Pengamat: Puan Maharani Bisa Jadi 'Playmaker'

Puan bisa di posisi lain yang tak kalah penting dan berpengaruh.

30 Oktober 2020 15:32 WIB

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo tirto.ID

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Hasil riset sejumlah lembaga survei teranyar menunjukkan tingkat keterpilihan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungguli sejumlah kandidat bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden yang berpeluang maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Ganjar bahkan lebih unggul dari Puan Maharani, Ketua DPR RI yang notabene 'anak biologis' dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Seokarnoputri, dan digadang-gadang oleh sejumlah pihak bakal diduetkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pemilu yang akan datang.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research dan Analysis (Sudra) Fadhli Harahab menilai, jika Ganjar mampu mempertahankan elektabilitas atau bahkan meningkatkannya hingga perhelatan Pemilu dilaksanakan, maka tidak menutup kemungkinan dia akan menjadi salah satu kontestan Pemilu 2024.


Maju Pilpres 2024 Malah Disebut 'Gimmick', Giring: Ini Tanggung Jawab yang Besar

"Tidak ada yang tidak mungkin. Kans Ganjar cukup besar jika dilihat dari hasil survei saat ini. Bahkan, dia sangat dimungkinkan dipilih atau direkom sebagai kandidat dari PDIP," kata Fadhli, Jumat (30/10/2020).

Pertanyaannya kemudian lanjutnya, bagaimana dengan nasib Puan Maharani jika Ganjar yang mendapat rekomendasi partai? Menurut Fadhli, Puan bisa di posisi lain yang tak kalah penting dan berpengaruh.

"Puan bisa saja didorong menjadi Ketum PDIP menggantikan ibunya (Megawati Soekarnoputri). Dengan demikian dia menjadi playmaker. Mba Puan bisa menjadi penentu arah permainan bahkan bisa menjadi penentu kebijakan," tuturnya.

Namun demikian, pengamat sosial politik alumnus UIN Jakarta itu menambahkan, rentang waktu pemilu yang masih cukup panjang memungkinkan segala sesuatu bisa terjadi.

Menurutnya seluruh kandidat capres dan cawapres pun memiliki banyak waktu dan momentum yang sama menunjukkan kapabilitas untuk meraih simpati rakyat.

"Segala sesuatu masih bisa terjadi. Pemilu masih jauh. Mas Anies, Kang Ridwan, Pak Gatot, Mas AHY, Mba Puan bahkan kandidat-kandidat yang lain punya peluang yang sama. Tinggal bagaimana menyikapi dan memanfaatkan setiap momentum politik untuk meningkatkan elektabilitas," pungkasnya.

Minta Tak Kaitkan dengan Pilpres 2024, PDIP: Ganjar Bisa Ada Posisi yang Berbahaya

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar