logo


PM Australia Sebut Respon Mantan PM Malaysia soal Insiden Serangan Teroris Perancis Konyol dan Mengerikan

Scott Morrison menilai pernyataan Mahathir Muhammad mengenai insiden serangan teroris di Perancis adalah pernyataan yang konyol dan mengerikan

30 Oktober 2020 12:35 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison
Perdana Menteri Australia Scott Morrison south china morning post

CANBERRA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut pernyataan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad usai terjadinya serangan teroris di Perancis yang menewaskan tiga orang, sebagai pernyataan yang "konyol sekaligus mengerikan".

"Satu hal yang seharusnya dikatakan saat ini adalah mengecam serangan tersebut," kata Morrison dikutip dari The Guardian, Jumat (30/10).

Diberitakan sebelumnya, Mahathir Muhammad menyebut bahwa "umat Muslim berhak membunuh jutaan rakyat Perancis untuk pembantaian masa lalu".


Lukashenko Tutup Perbatasan Belarus, Oposisi: Dia Panik

"Namun, muslim tidak melakukannya," kata Mahathir dalam postingan blognya.

"Respon (Mahathir) tersebut sangat menghancurkan," kata Morrison.

Morrison mengatakan bahwa serangan yang terjadi di Perancis tersebut adalah tindakan "pengecut" yang harus mendapat kecaman keras dari semua pihak.

"Itu adalah hal yang sangat buruk yang telah terjadi," tambahnya.

Pada Kamis (29/10), sebuah serangan teroris kembali terjadi di kota Nice, Perancis. Serangan yang menewaskan tiga orang tersebut membuat pemerintah Perancis mengumumkan status waspada keamanan nasional dan memperketat keamanan di sejumlah kawasan penting di seluruh negara.

Mantan PM Malaysia: Umat Muslim Berhak Marah dan Membunuh Jutaan Rakyat Perancis

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia