logo


Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Demokrat Minta Menaker Cabut Surat Edaran

Lucy mengatakan tidak semua sektor bisnis yang meraup ‘morning di masa pandemi covid-19.

30 Oktober 2020 11:04 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari menilai keputusan Menaker, Ida Fauziyah, tidak menaikkan upah minimum 2021 terlalu mengeneralisasikan. Seolah semua sektor bisnis mengalami kesulitan selama pandemi covid-19.

Lucy mengatakan tidak semua sektor bisnis yang meraup ‘morning di masa pandemi covid-19.

“Sektor bisnis makanan dan minuman, penjualan kebutuhan pokok, sektor kesehatan, usaha jasa pendidikan dan pelatihan, bisnis digital, serta agrobisnis dapat dikatakan tetap eksis selama pandemi,” ujar Lucy di Jakarta, Jumat (30/10/2020).


Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Oleh karena itu, lanjut Lucy, Menaker seyogyanya memilah-milah jenis usaha yang terdampak dan tidak terdampak covid-19.

Dari pemilahan itu disebut Lucy, baru ditentukan perusahaan jenis usaha mana saja yang gajinya tetap dan mana yang dinaikkan.

“Jadi, keputusan Menaker berlaku secara proporsional. Dalam hal ini saya sependapat dengan keinginan serikat buruh,” tuturnya.

Politisi Partai Demokrat ini berharap, Menaker mencabut Surat Edaran tersebut dan menggantinya dengan keputusan yang lebih proporsional.

Dapat juga keputusan diserahkan kepada setiap Gubernur dengan memperhatikan pemetaan perusahaan berdasarkan jenis usaha yang terdampak dan tidak terdampak pandemi covid-19.

“Menyerahkan kepada Gubernur akan lebih realistis mengingat kadar dampak pandemi covid-19 di setiap provinsi berbeda, termasuk juga jenis usahanya,” kata Lucy.

“Dengan cara itu prinsip keadilan lebih terpenuhi baik bagi pengusaha maupun bagi pekerja,” pungkasnya.

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar