logo


Pembakar Gedung Kejagung Tak Ditahan, Andi Arief Sindir Jokowi: Masak sih Bisa Tidur Nyenyak?

Andi menyayangkan perlakuan rezim yang justru menahan orang-orang yang peduli terhadap negara.

30 Oktober 2020 08:44 WIB

Andi Arief
Andi Arief Twitter @AndiArief_

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi Partai Demokrat Andi Arief menyoroti perlakuan ‘khusus’ rezim terhadap para pengkritik. Dia menyayangkan langkah aparat menahan orang-orang yang peduli terhadap negara.

Sebaliknya, tersangka pembakar gedung Kejaksaan Agung dan Halte Thamrin justru tidak dibui.

“Tersangka pembakar gedung kejaksaan tidak ditahan. Pembakar Halte Thamrin tidak ditahan. Tapi pembakar semangat agar rakyat kritis dan pintar malah diborgol,” cuit Andi Arief di akun Twitternya, @AndiArief__, dilihat pada Jumat (30/10).


Megawati Pertanyakan Sumbangsih Milenial, Demokrat: Apa Hebatnya Bobby dan Gibran?

Aktivis 98 ini menduga Presiden Joko Widodo sengaja tutup mata terhadap kejadian tersebut. Dia juga menganggap penangkapan tokoh KAMI, Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat merupakan bagian dari ketidakadilan hukum.

“Pak Jokowi ini tidak tahu, sengaja tidak diinfokan, atau bagian dari ketidakadilan hukum itu sendiri? Masak sih bisa tidur nyenyak di Istana di saat pembakar kejaksaan dan beberapa halte di Jakarta bebas keliaran tapi @syahganda dan @jumhurhidayat dipenjara diam saja?” tukasnya.

Tanggapi Megawati, Demokrat: Bisa Saja Kaum Milenial Pertanyakan Sumbangsih Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Iskandar