logo


Megawati Sebut Milenial Hanya Bisa Demo, Eks Pengacara Rizieq Shihab Ini Sepakat

Kapitra Ampera mengatakan demokrasi itu digagas demi mensejahterakan masyarakat.

30 Oktober 2020 06:00 WIB

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera.
Pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kemarahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terhadap aksi demonstrasi yang berujung rusuh sampai membakar Halte TransJakarta dinilai sangat beralasan.

Mantan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengatakan demokrasi itu digagas demi mensejahterakan masyarakat.

“Kemarahan Ibu Mega itu sangat beralasan. Demokrasi itu diciptakan untuk mensejahterakan rakyat bukan merugikan rakyat,” kata Kapitra, dikutip dari jpnn.com, Jumat (30/10).


Sesalkan Pernyataan Megawati, Milenial: Demo Ini Perjuangan Murni untuk Indonesia

“Kalau itu (Halte) dirusak justru menyusahkan rakyat. Itu bukan demokrasi, tetapi anarki dalam tirani demokrasi,” tegasnya.

Menurutnya, demonstrasi yang disertai tindakan pembakaran dan perusakan fasilitas umum bukan sebuah demokrasi.

“Saya setuju dengan Ibu Mega, seharusnya mereka cerdas memaknai demokrasi sebagai alat untuk mensejahterakan rakyat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyindir para pedemo UU Ciptaker yang menggelora belakangan ini. Dia menyinggung sumbangsih generasi milenial kepada negara selain menggelar demo.

Megawati Geram Pendemo yang Rusuh, PKB: Mereka Bukan Milenial, Ada Penyusup Settingan

Halaman: 
Penulis : Iskandar