logo


AS Siap Kerahkan Rudal Balistik ke Eropa untuk Halangi Rusia

AS akan menerjunkan rudal balistik di Eropa untuk menghalangi Rusia

29 Oktober 2020 07:45 WIB

Rudal Balistik
Rudal Balistik forbes

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O'Brien pada Rabu (28/10) mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengerahkan rudal balistik mereka di Eropa untuk menghalangi rencana Rusia memperpanjang kesepakatan strategi baru terkait pengurangan senjata (New START) tanpa adanya pra-syarat.

"Kami harus keluar dari kesepakatan INF, kami tengah mengembangkan senjata hypersonic, kami juga tengah mengembangkan sistem pengiriman rudal balistik yang akan menjaga Amerika, pasukan angkatan laut, marinir kami, serta para tentara yang kami diterjunkan di kawasan Indo Pasifik tetap aman," kata O'Brien dikutip dari Sputniknews, Kamis (29/10).

"(Senjata itu) juga akan mempertahankan sekutu kami, dan menghalangi China," tambahnya.


Terus-terusan Merugi, Boeing Segera PHK 30 Ribu Karyawannya

"Dan kami juga akan mengerahkan rudal yang sama jika diperlukan untuk menghalangi Rusia," lanjutnya.

"Kami telah membuat sebuah penawaran kepada pihak Rusia dan saya pikir kami akan segera sepakat," tambahnya.

Pada awal bulan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin berencana untuk memperpanjang kesepakatan tersebut hingga satu tahun mendatang, tanpa pra-syarat. Sebelumnya, AS juga berencana untuk memperpanjangnya, namun dengan syarat Rusia mau mengurangi senjata nuklir mereka. AS juga meminta China untuk ikut dalam kesepakatan ini, namun China menolaknya.

Soal Karikatur Nabi Muhammad, Iran: Menghina Seluruh Umat Muslim

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia