logo


Singgung Mardani, Teddy Gusnaidi: Kalau Saya Bilang PKS Adalah Partai Anti Islam, Demokrasi atau Penghinaan?

Sebelumnya, Mardani Ali Sera menyayangkan sikap Bareskrim Polri menggunakan UU ITE untuk menangkap penceramah Gus Nur.

28 Oktober 2020 17:01 WIB

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Dewan pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menanggapi pernyataan politisi PKS Mardani Ali Sera yang menyebut penangkapan Gus Nur telah memperburuk demokrasi.

Teddy mempertanyakan, apabila Mardani disebut penyuka sesama jenis maka tergolong demokrasi atau penghinaan.

“Kalau suatu saat saya bilang bahwa PKS adalah Partai anti Islam & saya bilang Mardani penyuka sesama jenis, apakah itu bagian dari demokrasi atau penghinaan?” cuit Teddy di akun Twitternya, Rabu (28/10).


Terseret Kasus Gus Nur, Refly Harun: Kalau Dipanggil Saya Akan Datang

“Kalau dianggap itu bagian dari demokrasi dan bukan tindak pidana, gue akan sampaikan nih, @PKSejahtera @MardaniAliSera,” lanjutnya.

Sebelumnya, Politisi PKS Mardani Ali Sera menyayangkan sikap Bareskrim Polri menggunakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk menangkap penceramah, Gus Nur yang diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU) melalui kanal Youtube.

“Sedih karena pasal karet UU ITE pasal 27 dan 28 kembali dipakai. Ini sebenarnya buruk bagi perkembangan demokrasi,” kata Mardani dalam keterangannya.

Ia menyarankan, aparat kepolisian seharusnya menggunakan sarana musyawarah atau mediasi terlebih dahulu dengan pihak yang menggugat.

“Sangat bijak jika dilakukan musyawarah dan mediasi lebih dahulu agar suasana aman dan tentram dapat dijaga di masa pandemi,” imbuhnya.

Gus Nur Didampingi 8 Pengacara Hadapi Kasus Ujaran Kebencian

Halaman: 
Penulis : Iskandar