logo


Jokowi Dapat Sepeda dari Daniel Mananta, PPP: Nggak Usah Dibikin Isu

Arsul mengatakan bahwa KPK yang akan menilai status sepeda tersebut.

28 Oktober 2020 15:30 WIB

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani Rmol

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Daniel Mananta memberikan sepeda lipat kepada Presiden Joko Widodo. Sekjen PPP, Arsul Sani, yakin Jokowi tidak akan melanggar aturan gratifikasi.

"Saya yakin Presiden tidak akan pernah melanggar aturan tentang gratifikasi, karena beliau selalu laporkan semua cendera mata yang diberikan kepada KPK," kata Arsul kepada wartawan, Rabu (28/10).

Menurutnya, Jokowi akan melaporkan pemberian sepeda tersebut ke KPK. Arsul menyebut Jokowi memiliki waktu 30 hari untuk melaporkan sepeda dari Daniel Mananta tersebut.


Daniel Mananta Beri Sepeda untuk Jokowi, KSP Segera Lapor ke KPK

"Presiden Jokowi selalu melaporkan kepada KPK apa yang diterimanya dari siapapun selama ini. Jadi kalau pun ada pemberian sepeda lipat khusus dalam rangka hari sumpah pemuda maka tentu Presiden akan melaporkannya kepada KPK segera. Kan aturan perundang-undangannya memberi waktu 30 hari. Jadi ya nggak usah dibikin isu pada saat ini," jelasnya.

Arsul mengatakan bahwa KPK yang akan menilai status sepeda tersebut.

"Gratifikasi itu sendiri kan statusnya nanti yang menentukan KPK, apakah bisa dimiliki yang menerima atau harus diserahkan kepada negara," kata Arsul.

Minta PBB Surati Jokowi Hentikan Proyek Jurassic Park, Demokrat: Ini Bukan Milik Indonesia, Tapi Dunia!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata