logo


Ungkit Janji Jokowi Soal Vaksin Merah Putih, Fadli Zon: Kenapa yang Keluar Vaksin 'Palu Arit'?

Fadli menyarankan pemerintah dan instansi untuk fokus mencari orang-orang terbaik di Indonesia yang dapat mengatasi krisis kesehatan ini.

28 Oktober 2020 10:12 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR Fadli Zon meminta pemerintah tak terburu-buru dalam melakukan vaksinasi massal pada November 2020, yang memakai vaksin Sinovac asal China.

Politisi Partai Gerindra ini lantas mengungkit janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut bakal memproduksi vaksin Merah Putih.

"Tidak perlu tergesa-gesa, kita bisa mempertaruhkan nasib rakyat Indonesia, terutama mereka yang disuntikkan vaksin. Ini yang menjadi concern bersama saat ini, karena dulu Presiden Joko Widodo sudah menjanjikan vaksin merah putih, tetapi kenapa tiba-tiba yang keluarnya adalah vaksin 'palu arit'," kata Fadli Zon di akun Youtube-nya.


Tak Hanya Vonis Seumur Hidup, Gerindra Minta Tak Lupakan Nasib Nasabah Jiwasraya

Fadli menilai keberadaan vaksin asal Tiongkok itu nantinya bakal dimanfaatkan segelintir orang yang untuk meraup keuntungan dari penderitaan rakyat. Menurutnya, vaksin akan menjadi suatu bisnis yang sangat menjanjikan.

Dia menyarankan pemerintah dan instansi untuk fokus mencari orang-orang terbaik di Indonesia, yang dapat mengatasi krisis kesehatan akibat Covid-19 ini.

"Saya kira banyak sekali ahli-ahli virologi virus ya, mungkin mikrobiologi dan sebagainya dari berbagai universitas. Saya tahu di Universitas Indonesia cukup banyak ahlinya, dari Eijkman Institute dan lain-lain," ujarnya.

"Mereka sebetulnya mempunyai kemampuan, asal didukung oleh pemerintah kita untuk membuat prototype vaksin dan vaksin sendiri serta bisa diproduksi oleh kita sendiri yang cocok," imbuh Fadli Zon.

Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid-19 Tidak Ada, dr Tirta: Absurdnya Kaya Sunda Empire

Halaman: 
Penulis : Iskandar