logo


PPP Minta Jokowi Batalkan Rencana Pembelian Jet Tempur Rafale dari Prancis

Politisi PPP ini meminta Kemenlu RI untuk mengajukan protes keras terhadap pernyataan Presiden Prancis Emannuel Macron.

27 Oktober 2020 15:43 WIB

dok sekretariat Presiden

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Iqbal mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emannuel Macron yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia.

“Pernyataan Macron sangat berbahaya karena turut menyebarkan kebencian di antara masyarakat dunia. Prancis sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Macron harusnya memberikan pernyataan yang menyejukkan untuk menciptakan perdamaian antar-negara, bukan malah membuat perpecahan dan bahkan konflik antar-negara seperti yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Iqbal di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Politisi PPP ini meminta Kemenlu RI untuk mengajukan protes keras terhadap pernyataan Presiden Prancis Emannuel Macron.


Desak Menlu Panggil Dubes Prancis, MUI: Macron Harus Belajar Banyak Tentang Islam!

“Apalagi Indonesia juga merupakan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB yang mestinya juga mengimbau negara-negara agar menjaga perdamaian dunia,” tuturnya.

Dia mengusulkan kepada pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali berbagai bentuk kerja sama dengan Prancis, termasuk rencana pembelian jet tempur rafale.

“Sampai Presiden Prancis Emannuel Macron menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam terkait pernyataannya dan menghentikan penghinaan simbol Islam seperti pembuatan karikatur Nabi Muhammad,” pungkasnya.

Diketahui Presiden Prancis Emannuel Macron kembali mengeluarkan pernyataan yang berbau islamofobia terkait seorang Guru dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelasnya.

Dia mengatakan bahwa sang guru dibunuh karena kaum Islamis menginginkan masa depan. Artinya Macron mendukung atas penerbitan kartun Nabi Muhammad. Padahal dalam Islam, tokoh Nabi tidak boleh digambarkan seperti manusia, karena hal itu adalah bentuk penghinaan.

Minta Jokowi Bersikap Soal Macron, GP Ansor: Saya Khawatir Butuh Islam Saat Kampanye Capres Saja

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar