logo


Bersiap Hadapi Badai Molave, 1.3 Juta Penduduk Vietnam Dievakuasi

Pemerintah Vietnam melakukan sejumlah langkah mitigasi bencana untuk menghadapi badai Molave

27 Oktober 2020 15:00 WIB

Ilustrasi Badai
Ilustrasi Badai istimewa

HANOI, JITUNEWS.COM - Vietnam tengah bersiap untuk menghadapi Badai Molave dengan mengevakuasi hampir 1.3 juta penduduknya. Badai tersebut diprediksi akan menghantam pesisir Vietnam pada Rabu (28/10).

Badai Molave, yang memiliki kecepatan angin antara 125 hingga 150 km/jam telah meninggalkan pulau Luzon di Filipinan pada Senin malam setelah sebelumnya menyebabkan hujan lebat yang memicu tujuh bencana tanah longsor dan banjir di 11 kawasan.

"Ini adalah badai yang sangat kuat yang akan menghantam area yang luas," kata Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, dikutip dari CNN, Selasa (27/10).


Lukashenko Enggan Mengundurkan Diri, Oposisi Belarus Minta Seluruh Rakyat Ikut Aksi Protes

Ia mendesak pemerintah provinsi dan kota di Vietnam, khususnya yang berada pada lintasan badai untuk mempersiapkan langkah mitigasi bencana. Ia juga meminta seluruh warga, khususnya nelayan untuk sementara ini tidak pergi melaut dan menginstruksikan pihak keamanan untuk terus siaga. Pada tahun 2017 lalu, Vietnam pernah dilanda Badai Damrey yang menewaskan lebih dari 100 warga.

"Seluruh pasukan harus diterjunkan untuk membantu warga masyarakat, termasuk melakukan mobilisasi helikopter, tank dan seluruh transportasi jika diperlukan," tambahnya.

Menurut laporan Bank Dunia, Vietnam sangat rentan terhadap badai dan bencana banjir karena sebagian besar pemukiman dan perkotaan terletak di wilayah pesisir pantai.

Lempar Tuduhan dan Jatuhkan Sanksi, AS dan Uni Eropa Ingin Hambat Perkembangan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia