logo


Erdogan Minta Rakyat Turki Boikot Produk Perancis

Presiden Turki Erdogan meminta rakyatnya untuk memboikot produk-produk impor asal Perancis

27 Oktober 2020 09:21 WIB

Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan Ist

ANKARA, JITUNEWS.COM - Presiden Tayyip Erdogan pada Senin (26/10) meminta semua masyarakat Turki untuk memboikot produk-produk yang berasal dari Perancis dan mendesak para petinggi Uni Eropa untuk menggagalkan agenda anti-Islam milik Presiden Perancis Emmanuel Macron.

"Seperti yang mereka bilang 'Jangan beli produk Turki' di Perancis, Saya meminta kepada seluruh rakyat saya untuk tidak membantu produk-produk Perancis atau membelinya," kata Erdogan dikutip dari Reuters.

Menurut catatan statistik, Perancis merupakan peringkat sepuluh terbesar sumber komoditas impor di Turki dan peringkat ke tujuh negara tujuan ekspor Turki. Diantara komoditas impor Perancis yang ada di pasar Turki, sektor otomotif menjadi salah satu ujung tombaknya.


Bukan China, Joe Biden Sebut Ancaman Terbesar AS adalah Rusia

"Dengan tinjauan masa depan dan nilai moral, Petinggi Uni Eropa harus meruntuhkan tembok ketakutan," kata Erdogan.

"Mereka harus menghentikan agenda anti-Islam dan kampanye kebencian yang dipelopori oleh Macron," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Perancis Emmanuel Macron menyebut bahwa Islam saat ini adalah agama yang mengalami krisis. Macron berjanji akan terus menjunjung tinggi kebebasan berpendapat warga Perancis dan menolak untuk mengecam adanya karikatur nabi Muhammad.

Beberapa hari yang lalu, sebuah insiden pembunuhan terjadi di Perancis. Seorang guru dibunuh oleh remaja 18 tahun setelah guru tersebut memperlihatkan karikatur nabi Muhammad saat dirinya mengajar. Pelaku pembunuhan ditembak mati oleh pihak Kepolisian, dan Macron menyebut insiden tersebut sebagai serangan teroris.

China Segera Jatuhkan Sanksi kepada Perusahaan AS yang Terlibat Penjualan Senjata ke Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia