logo


Sindir Jurassic Park di NTT, PKS: Promosi Wonderful Indonesia, Tapi yang Untung Investor Swasta

PKS sebut warga lokal tidak mendapat keuntungan dari pembangunan Jurassic Park di NTT

27 Oktober 2020 04:30 WIB

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mempertanyakan kehadiran investor swasta dalam proyek pembangunan 'Jurassic Park' di pulau komodo yang masuk ke dalam bagian program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Investasi swasta di Pulau Komodo ini untuk apa?," tulis Mardani Ali Sera di akun Twitter pribadinya, Senin (26/10/2020).

Mardani mengatakan bahwa pembangunan 'Jurassic Park' tersebut hanya menguntungkan investor swasta, meskipun promosinya mengunggulkan keindahan Indonesia. Bahkan kata Mardani, masyarakat lokal tidak mendapatkan keuntungan dari proyek pembangunan tersebut.


Kritik Jokowi Soal Jurassic Park di NTT, Walhi: Konflik Antara Komodo dengan Manusia akan Semakin Tinggi

"Promosinya Wonderful Indonesia, tapi warga lokal tidak dapat apa-apa. Yang untung investor swasta," sambungnya.

Ia pun beharap pembangunan 'Jurassic Park' tersebut dibatalkan. Ia ingin komodo tetap berada di habitat alaminya.

"Biar saja Pulau Komodo tetap liar, karena di situ letak keindahannya. Ada atau tidaknya resort mewah, Pulau Komodo tetap cantik," lanjutnya.

Sebelumnya, viral di media sosial beberapa foto yang memperlihatkan proyek bangunan wisata jurassic di taman nasional komodo. Pada foto tersebut terlihat sebuah komodo berhadapan langsung dengan kendaraan-kendaraan proyek yang membawa material-material bangunan yang tidak familiar bagi komodo. Banyak ahli yang khawatir pembangunan wisata tersebut akan merusak habitat alami komodo.

PKS: Jika Ada Menteri yang Kerjanya Duduk, Salah Presiden

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati