logo


KAMI Akan Gelar Aksi Tolak UU Ciptaker, Boni Hargens: Jangan Brutal dan Anarkis

Menurut Boni, alangkah baiknya apabila hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober diperingati dengan cara yang elegan.

26 Oktober 2020 23:00 WIB

Pengamat Politik, Boni Hargens.
Pengamat Politik, Boni Hargens. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens berharap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) agar menghimbau simpatisannya agar tidak melakukan tindakan anarkis saat menggelar aksi tolak UU Cipta pada tanggal 28 Oktober 2020.

Menurut Boni, alangkah baiknya apabila hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober diperingati dengan cara yang elegan.

“Kepada para ormas dan kelompok oposisi jalanan seperti Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebaiknya menghimbau para anggota dan simpatisannya untuk melakukan peringatan sumpah pemuda dengan cara yang lebih elegan dan tidak mengganggu kepentingan umum,” kata Boni di Jakarta, Senin (26/10/2020).


Petinggi KAMI Ahmad Yani Ditangkap Polisi, Argo Yuwono Bantah: Kami Ngobrol Aja

“Kalau memang benar m ada agenda turun ke jalan pada 28 Oktober 2020, rancanglah suatu aksi protes yang lebih cerdas dan damai, bukan aksi brutal dan anarkis,” imbuhnya.

Pakar Politik Lulusan Universitas Walden Amerika Serikat ini mengatakan bahwa negara memang membutuhkan kritik dan evaluasi dari oposisi.

“Tunjukkan bahwa KAMI benar-benar ingin mengambil bagian di dalam proyetak membangun bangsa dan negara meski melalui jalan yang berbeda. Berbeda itu normal, tetapi menabrak norma dan hukum yang berlaku hanya supaya kelihatan ‘berbeda’ itu tidak normal,” kata Boni.

“Pemerintahan dalam sistem demokrasi membutuhkan kritik dan evaluasi dari oposisi. Maka, peran masyarakat sipil harus menonjol dalam memberikan evaluasi, tetapi dengan cara-cara yang tidak melawan hukum supaya tidak kontraproduktif,” pungkasnya.

Beberkan Kronologi Percobaan Penangkapannya, Ahmad Yani: Semua Orang Diperiksa HP-nya

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar