logo


Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Spanyol Berlakukan Aturan Jam Malam

Sejumlah negara Eropa saat ini tengah menghadapi gelombang kedua wabah Covid-19

26 Oktober 2020 14:46 WIB

Ilustrasi Lockdown di Spanyol
Ilustrasi Lockdown di Spanyol chronicle live

MADRID, JITUNEWS.COM - Spanyol telah mengumumkan status darurat nasional dan memberlakukan aturan jam malam sebagai langkah pengendalian laju penyebaran virus Covid-19. Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan bahwa aturan jam malam yang diberlakukan dari pukul 11 malam hingga 6 pagi tersebut mulai diberlakukan pada Minggu (25/10) malam dan berlaku hingga 15 hari ke depan.

Selain itu, sejumlah pemerintah daerah di Spanyol juga akan memperketat aturan lockdown dengan memberlakukan larangan perjalanan antar daerah.

Dilansir dari BBC pada Senin (26/10), Sanchez nantinya juga akan meminta parlemen untuk memperpanjang aturan tersebut hingga enam bulan ke depan. Aturan PSBB tersebut sebelumnya juga pernah diberlakukan saat Spanyol menghadapi gelombang pertama yang terjadi di awal tahun ini.


Kepala Staf Gedung Putih: Kami Tidak Akan Mengendalikan Pandemi

"Situasi yang kita hadapi saat ini sangat ekstrim," kata Sanchez dalam sebuah siaran televisi, Minggu (25/10).

"Ini merupakan masalah yang paling serius dalam setengah abad terakhir," tambahnya.

Seperti diketahui, sejumlah negara di Eropa saat ini tengah menghadapi peningkatan kasus Covid-19.

Pada Minggu (25/10), pemerintah Italia juga memberlakukan kembali aturan PSBB, usai kasus Covid-19 terus meningkat dan membuat sistem layanan kesehatan yang ada sangat terbebani. Sementara itu, Perancis juga mengalami peningkatan jumlah kasus Covid-19 harian sebanyak 52,010 pada Minggu dimana pada Sabtu (24/10), jumlah penambahan kasus Covid-19 mencapai 45 ribu.

Armenia dan Azerbaijan Kembali Sepakat Lakukan Gencatan Senjata soal Konflik Nagorno-Karabakh

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia