logo


Armenia dan Azerbaijan Kembali Sepakat Lakukan Gencatan Senjata soal Konflik Nagorno-Karabakh

Dalam pertemuan yang digelar di Washington, Armenia dan Azerbaijan sepakat untuk kembali melakukan gencatan senjata dalam konflik Nagorno-Karabakh

26 Oktober 2020 13:01 WIB

Sejumlah tank di Nagorno-Karabakh
Sejumlah tank di Nagorno-Karabakh istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Armenia dan Azerbaijan kembali menyatakan sepakat melakukan gencatan senjata dalam konflik Nagorno-Karabakh mulai Senin (26/10). Hal tersebut diumumkan oleh Departemen Dalam Negeri AS.

Dalam beberapa pekan belakangan, sejumlah pemimpin dunia telah mengupayakan penyelesaian konflik yang menurut Presiden Rusia Vladimir Putin telah menewaskan hampir 5 ribu orang yang ada di kedua belah pihak.

Sebelumnya, Perancis dan Rusia juga telah berupaya untuk menjadi penengah dalam pertikaian Armenia dan Azerbaijan tersebut. Namun, upaya keduanya telah gagal.


Terkuak, Ini Cita-cita Khabib Nurmagomedov Usai Pensiun dari UFC

Meskipun menyambut baik perjanjian gencatan tersebut, namun Duta besar Azerbaijan untuk Amerika Serikat, Elin Suleymanov, tetap menuding bahwa Armenia lah yang memulai pertikaian tersebut.

"Kami mendesak Armenia untuk mengkaji upaya gencatan senjata dan menghentikan provokasi militer sesuai dengan kesepakatan. Azerbaijan sangat berkomitmen untuk menciptakan perdamaian dan tingginya angka kematian dari warga sipil Azerbaijan menunjukkan pihak mana yang menjadi pihak penyerang," katanya dikutip dari CNA, Senin (26/10).

Keputusan gencatan senjata disepakati oleh Menteri Luar Negeri Armenia Zohrab Mnatsakanyan dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov, saat keduanya menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekertaris Keamanan Nasional AS Stephen Biegun dan sejumlah perwakilan dari OSCE Minsk Group.

Kepala Staf Gedung Putih: Kami Tidak Akan Mengendalikan Pandemi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia