logo


Kritik Jokowi Soal Jurassic Park di NTT, Walhi: Konflik Antara Komodo dengan Manusia akan Semakin Tinggi

Walhi sebut pemerintah harusnya mempertahankan habitat asli komodo

26 Oktober 2020 09:54 WIB

KOMODO
KOMODO INSTAGRAM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Edo Rakhman mengkritik langkah Jokowi yang hendak membangun 'Jurassic Park' di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menilai pemerintahan Jokowi harusnya mempertahankan habitat asli komodo.

"Konsep pembangunan ini yang menurut kami sangat-sangat keliru diambil oleh Presiden Jokowi, habitat alami harusnya dipertahankan jika tetap ingin hewan kadal raksasa ini menjadi kebanggaan Indonesia," kata Edo seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (25/10/2020).

Edo menilai bahwa pembangunan 'Jurassic Park' di Pulau Rinca berpotensi menimbulkan konflik antara manusia dengan hewan kadal raksasa tersebut. Selain itu, kata Edo kehidupan masyarakat adat dan tatanan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi akan tergerus.


Singgung NU Berubah 180 Derajat, Stafsus Jokowi Sebut Pernyataan Gus Nur Mengada-ada

"Ke depan konflik antara satwa komodo dengan manusia akan semakin tinggi, baik dalam proses pembangunan yang sedang berjalan saat ini, maupun nanti kalau sudah beroperasi fasilitas-fasilitas tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, viral di media sosial beberapa foto yang memperlihatkan proyek bangunan wisata jurassic di taman nasional komodo. Pada foto tersebut terlihat sebuah komodo berhadapan langsung dengan kendaraan-kendaraan proyek yang membawa material-material bangunan yang tidak familiar bagi komodo. Banyak ahli yang khawatir pembangunan wisata tersebut akan merusak habitat alami komodo.

Rocky Gerung: SBY Bikin UU ITE untuk Tangkap Penyelundupan, Jokowi Pakai Buat Bikin Borgol

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati