logo


Rocky Gerung: SBY Bikin UU ITE untuk Tangkap Penyelundupan, Jokowi Pakai Buat Bikin Borgol

Rocky Gerung sebut langkah pemerintahan Jokowi seperti membeli gergaji tapi digunakan untuk menggunting kuku

26 Oktober 2020 05:00 WIB

Rocky Gerung
Rocky Gerung Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik, Rocky Gerung menyentil penerapan demokrasi di Indonesia. Ia menyebut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah memberangus rakyat untuk berpendapat.

Dalam sebuah video di kanal YouTube Rocky Gerung Official yang diunggah Sabtu (24/10/2020), Rocky Gerung bersama rekannya Hersubeno Arief memperlihatkan sebuah video dari komika Abdur Rasyid yang membandingkan kondisi hukum pada zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi.

Rocky lantas menyinggung fungsi UU ITE pada zaman pemerintahan SBY yang berbeda dengan saat ini.


Ungkap Menteri yang Layak Dicopot, Jokowi Mania: Inisial Depannya P, yang Kerjanya Berbisnis Terus

"UU ITE memang SBY yang bikin, tapi bukan untuk menangkap orang-orang kan. SBY bikin itu sebagai peralatan untuk menangkap penyelundupan transaksi keuangan secara elektronik. Jokowi pakai itu buat bikin borgol," ujarnya.

Rocky menilai Jokowi menggunakan sesuatu tidak sesuai dengan tujuan awal dibentuk alat tersebut. Ia mengibaratkan pemerintahan Jokowi seperti membeli gergaji namun digunakan untuk menggunting kuku.

"Jadi istana selalu tidak mampu melihat asal-usul dari suatu peristiwa," lanjutnya.

Singgung NU Berubah 180 Derajat, Stafsus Jokowi Sebut Pernyataan Gus Nur Mengada-ada

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati