logo


Rusia Sebut Sejumlah Negara Berniat Bentuk Organisasi Tandingan Dewan Keamanan PBB

Rusia khawatir dengan sejumlah negara yang berencana membentuk organisasi tandingan Dewan Keamanan PBB

24 Oktober 2020 18:00 WIB

Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev
Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev britannica

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Kepala Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, mengaku sangat khawatir terhadap upaya sejumlah negara untuk merusak peran Dewan Keamanan PBB dengan membuat sebuah "klub negara demokrasi".

"Upaya-upaya untuk merusak peran PBB dengan membentuk sebuah komunitas tertentu dari negara-negara demokrasi...merupakan kekhawatiran tersendiri. Ide tersebut tidak mempersatukan namun mengotak-kotakkan kemanusiaan, berkontribusi terhadap ketegangan internasional dan akhirnya memicu konfrontasi langsung," tulis Medvedev dalam sebuah artikel yang dirilis oleh Russia Today, dikutip dari Sputniknews, Sabtu (24/10).

"Tidak ada organisasi internasional lainnya....yang dapat merusak prinsip monopoli PBB berdasar pada keinginan komunitas dunia," tambahnya.


Presiden XI Jinping Sebut China Siap Perang dengan Siapapun yang Ganggu Mereka

Medvedev mencatat bahwa mekanisme yang berada di dalam piagam PBB telah membantu kemanusiaan dalam mencegah terjadinya perang dunia ketiga, meskipun beberapa pihak internasional tidak selalu belajar dari pengalaman masa lalu.

"Terlepas dari semua permasalahan dan krisis yang dihadapi oleh PBB dan negara-negara anggota beberapa tahun ini, sangat sulit rasanya untuk tidak setuju bahwa berkat piagam PBB kita dapat menghindari adanya perang dunia ketiga dan menghadapi berbagai isu penting dalam membentuk tatanan dunia pasca-perang (dunia kedua)," tambahnya.

"Saya akan mengingatkan anda bahwa saat sejumlah negara membentuk PBB, termasuk Uni Soviet...mereka merumuskan tujuan organisasi itu, yang meliputi tiga prinsip: komitmen untuk (menjaga) kestabilan dan keamanan dunia, mendukung hak asasi manusia, dan membangun lebih dari sekedar tatanan dunia," tukasnya.

Cegah Peningkatan Kasus Covid-19, Warga Inggris Diminta Buka Jendela saat Musim Dingin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia