logo


Eropa dan Amerika Utara Sedang Alami Periode Krusial dalam Pandemi Covid-19

WHO memperingatkan bahwa situasi pandemi COvid-19 di belahan bumi utara akan mengalami periode yang sulit terutama di musim dingin

24 Oktober 2020 16:30 WIB

WHO
WHO istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa belahan bumi utara saat ini tengah mengalami momen yang sangat krusial dalam menghadapi pandemi Covid-19 dimana banyak negara di Eropa dan Amerika Utara mengalami peningkatan jumlah kasus harian yang signifikan.

Di hampir seluruh daratan Eropa, jumlah kasus Covid-19 meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari dua pekan belakangan, dimana sejumlah negara bahkan mencatatkan rekor peningkatan jumlah kasus tertinggi pada pekan ini.

"Kita dalam sebuah periode waktu yang krusial di dalam pandemi Covid-19, khususnya di belahan bumi utara," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (24/10).


AS Segera Bangun Pangkalan di Wilayah Pasifik untuk Hadapi Angkatan Laut China

"Beberapa bulan mendatang akan menjadi periode yang sulit dimana sejumlah negara berada di jalur yang berbahaya," tambahnya.

Menurut laporan Johns Hopskins University, virus Sars-Cov-2 penyebab Covid-19 sejauh ini telah menginfeksi 42 juta orang dan membunuh sedikitnya 1,1 juta orang di seluruh dunia sejak awal kemunculannya pada Desember tahun lalu.

WHO mengingatkan jika situasi lebih buruk bisa saja terjadi pada musim gugur dan musim dingin nanti dengan munculnya wabah influenza yang akan menjadi beban berat bagi sistem kesehatan yang selama ini telah berjuang menghadapi Covid-19.

"Kami mendesak para pemimpin untuk mengambil langkah pencegahan sesegera mungkin guna menghindari peningkatan jumlah kasus kematian, mencegah kolapsnya sistem layanan kesehatan, dan penutupan fasilitas sekolah lagi. Seperti yang telah saya katakan pada bulan Februari lalu, dan saya ulangi lagi hari ini: Ini bukanlah latihan," tambahnya.

Tedros menambahkan bahwa semua pemerintahan harus meningkatkan jumlah pemeriksaan, pelacakan, dan isolasi, jika tidak ingin kembali memberlakukan lockdown yang berdampak buruk terhadap sistem perekonomian.

Erdogan Tak Gubris Kecaman AS soal Uji Coba Sistem Pertahanan Rudal Buatan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia