logo


Korea Utara Minta Warganya Hindari Badai Kuning dari China yang Bawa Virus Covid-19

Pemerintah Korea Utara meminta warga tetap berada di dalam ruangan untuk menghindari badai debu dari China yang kemungkinan membawa partikel virus

24 Oktober 2020 14:48 WIB

Pyongyang, Korea Utara
Pyongyang, Korea Utara BFI

SEOUL, JITUNEWS.COM - Korea Utara telah memberikan peringatan bahwa badai debu kuning yang berasal dari China kemungkinan membawa partikel virus Corona Covid-19 ke dalam negara tersebut sehingga mereka meminta warga masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah.

"Seiring dengan wabah virus Corona yang terus menyebar di seluruh dunia, perlunya menghadapi (badai) debu kuning dan mengambil langkah pencegahan menjadi sangat penting," demikian pernyataan surat kabar Rodong Sinmun pada Kamis (22/10) dikutip dari Reuters, Sabtu (24/10).

Menurut Reuters, Klaim bahwa virus Covid-19 dapat menyebar ke wilayah Korea Utara dari Gurun Gobi yang berjarak 1,900 kilometer, tampak sangat tidak masuk akal. Badan Penanganan dan Pencegahan Penyakit Menular AS (CDC) bahkan menyatakan bahwa dua meter merupakan jarak yang aman untuk melakukan sosial distancing meskipun bisa saja virus dapat bertahan dan melayang di udara selama beberapa jam.


Jadi Beban Jokowi, Menteri Takut Covid-19 Sebaiknya Dicopot

"Orang-orang harus memperhatikan kebersihan personal usai kembali dari luar ruangan," kata surat kabar tersebut.

"Para pekerja juga harus menghindari pekerjaan konstruksi luar ruangan," tambahnya.

Pada Kamis, Kedutaan Besar Rusia di Korea Utara membuat pernyataan didalam akun Facebook mereka bahwa Kementerian Luar Negeri Korea Utara telah meminta seluruh pengunjung dan segenap staf Rusia untuk menunggu badai tersebut dari dalam ruangan.

Dukung Perdamaian Afghanistan, NATO Minta Taliban Putuskan Hubungan dengan Al Qaeda

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia