logo


Relawan Jokowi Nilai Kinerja Menteri Kurang Gereget, PPP: Jangan Asal Geregetan Saja

PPP menanggapi soal kelompok relawan Presiden Joko Widodo yang mengkritik kinerja para menteri serta mendorong dilakukan reshuffle kabinet

23 Oktober 2020 15:45 WIB

Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani,
Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PPP menanggapi soal kelompok relawan Presiden Joko Widodo yang mengkritik kinerja para menteri serta mendorong dilakukan reshuffle kabinet. Sekjen PPP, Arsul Sani, menilai hal itu sebagai bagian dari demokrasi.

"PPP melihat itu sebagai bagian dari demokrasi. Jadi ya boleh-boleh saja mengusulkan menteri-menteri tertentu untuk di-reshuffle. Yang penting basis alasannya bukan fitnah, hoaks, atau karena kebencian pribadi atau kelompok," kata Arsul kepada wartawan, Jumat (23/10).

Arsul mengatakan bahwa penilaian terhadap kinerja menteri harus diukur secara kualitatif dan kuantitatif. Ia tidak ingin kritikan karena menilai kinerja menteri kurang gereget.


Tunggu Tanggal Mainnya! Relawan Jokowi Mania Bakal Rilis Nama Menteri yang Patut Dicopot

"Dalam mengukur kinerja menteri itu, sebelum sampai pada kesimpulan tertentu, perlu dijelaskan dulu oleh yang mengukur tersebut dengan ukuran-ukuran kualitatif maupun kuantitatif. Jadi jangan asal geregetan saja dalam menilai geregetnya kerja menteri," ujarnya.

Arsul mengatakan bahwa Jokowi yang memiliki kewenangan melakukan reshuffle. Menurutnya, lebih baik semua pihak mendukung penanganan Covid-19.

Sempat Kekurangan Oksigen, PPP Ungkap Kondisi Terkini Hamzah Haz

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata