logo


Dituduh sebagai Dalang Percobaan Pemunuhan Navalny, Vladimir Putin Bilang Begini

Vladimir Putin mengatakan bahwa jika dirinya berniat untuk membunuh Alexei Navalny, pihaknya tidak akan mengijinkan Navalny untuk terbang ke Jerman guna mendapat pertolongan medis

23 Oktober 2020 13:17 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin reuters

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (22/10) mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengijinkan Navalny untuk keluar dari Rusia menuju Jerman guna mendapatkan pertolongan medis jika Putin memang berniat untuk membunuhnya dengan senyawa racun.

"Jika otoritas ingin untuk meracuninya, mereka bisa saja tidak mengijinkan ia (Navalny) untuk pergi ke Jerman guna mendapat perawatan," kata Putin dikutip dari Sputniknews, Jumat (23/10).

"Segera setelah istrinya mengirimkan permohonan kepada saya, saya langsung meminta jaksa untuk memeriksa apakah ia diijinkan pergi ke luar negeri untuk perawatan," tambahnya.


Turki Nekat Perpanjang Misi Eksplorasi Migas di Mediterania Timur

"Mereka bisa saja menolak (permohonan) tersebut karena ia (Navalny) tengah berada di dalam masa pembatasan perjalanan karena terlibat kasus kriminal. Saya segera meminta kantor Kejaksaan untuk mengijinkan ia melakukannya (perawatan di Jerman), dan kemudian ia pergi," kata Putin.

Putin kemudian menegaskan bahwa Kantor Kejaksaan Federasi Rusia meminta otoritas Jerman untuk membuat sejumlah laporan yang diperlukan oleh Moskow untuk dapat segera melakukan investigasi secara formal mengenai insiden tersebut.

"Dalam pembicaraan dengan salah satu petinggi Uni Eropa, saya telah menawarkan untuk mengirimkan sejumlah pakar ke Jerman sehingga mereka dapat bekerjasama dengan pakar Perancis, Jerman dan Swedia di lapangan dan mendapatkan material yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan investigasi. Namun, mereka tidak memberikan kami apa-apa," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Alexei Navalny kolaps saat berada di dalam penerbangan di wilayah Siberia pada Agustus lalu. Ia sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Rusia, namun kondisinya tidak membaik. Ia kemudian diterbangkan ke Jerman untuk mendapat perawatan yang lebih intensif.

Tim medis Jerman menyatakan bahwa tokoh oposisi Rusia tersebut diduga telah diracuni dengan senyawa Novichok hingga mengalami koma. Setelah pulih, Navalny menuding Vladimir Putin merupakan sosok dibalik percobaan pembunuhan terhadap dirinya.

Jadi Buruan AS, Edward Snowden Dapat Permanent Residence dari Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia