logo


Kemenag Siapkan Materi Khutbah Jumat, Pengamat: Antara Umat dan Umara Akan Timbul Ketidakharmonisan

Dia menilai apabila hal ini dipaksakan maka akan berdampak pada ketidakharmonisan antara umat dan umara.

23 Oktober 2020 13:13 WIB

Satgas TMMD melaksanakan Sholat Jum\'at bersama - sama dilokasi TMMD di Masjid Baitussalam Desa Godo Kecamatan Winong Pati.
Satgas TMMD melaksanakan Sholat Jum'at bersama - sama dilokasi TMMD di Masjid Baitussalam Desa Godo Kecamatan Winong Pati.

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Reseach and Consulting, Harahab mengatakan rencana Kementerian Agama (Kemenag) memasok materi khutbah jumat patut disinyalir sebagai upaya penyeragaman isi khutbah yang dikhawatirkan masuknya kepentingan penguasa.

Dia menilai apabila hal ini dipaksakan maka akan berdampak pada ketidakharmonisan antara umat dan umara.

Hal ini disebutnya karena masyarakat muslim di tanah air memiliki keberagaman mazhab dan aliran.


Berani Mengubah Arah Bisnis

“Dan memiliki berbagai bentuk tata cara bahkan materi khutbah sendiri,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/10/2020).

Fadhli menambahkan pengayaan materi khutbah juga berpotensi mengurangi esensi ajaran agama yang akan disampaikan kepada masyarakat.

“Contohnya penghilangan fakta sejarah soal khilafah islam atau bahkan pendangkalan makna jihad. Itu sangat berbahaya,” kata dia.

Dia menegaskan memoderasi agama bukan berarti harus membatasi atau menambah materi tertentu. Tetapi memberikan pemahaman yang konprehensif terkait ajaran agama.

Menurutnya langkah pemerintah menyingkirkan paham radikal dan intoleran perlu mendapat dukungan semua pihak tetapi bukan berarti menyeragamkan materi khutbah.

“Siapapun yang menyebar kebencian, hatespech, mengajak mendirikan negara khilafah perlu penindakan hukum,” pungkasnya.

Harapan Besar Pembuat Tahu Kecil

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar