logo


China Ancam Lakukan Balasan jika AS Benar-benar Jual Senjata ke Taiwan

Pemerintah China meminta AS untuk membatalkan rencana penjualan senjata ke Taiwan

22 Oktober 2020 18:15 WIB

Juru Bicara Pemerintah China, Zhao Lijian
Juru Bicara Pemerintah China, Zhao Lijian SCMP

BEIJING, JITUNEWS.COM - Rencana penjualan senjata AS ke Taiwan memantik kemarahan China. Mereka bahkan mengancam akan melakukan tindakan balasan jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan.

Sebelumnya diberitakan bahwa AS telah menerima permohonan pembelian senjata yang diajukan oleh Taiwan.

Dalam sebuah pertemuan, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian meminta rencana tersebut untuk dibatalkan.


Obama: Trump Tidak Akan Melindungi Kita Semua

"Penjualan senjata tersebut secara serius mengintervensi urusan dalam negeri China, merusak kedaulatan dan keamanan China serta mengirimkan sinyal yang sangat salah kepada pasukan pembebasan Taiwan, sekligus merusak hubungan China-AS, perdamaian dan stabilitas di Teluk Taiwan," kata Zhao, dikutip dari Reuters, Kamis (22/10).

"China akan membuat respon yang diperlukan sesuai dengan perkembangan situasi," tambahnya.

Zhao tidak menjelaskan secara detail mengenai apa yang akan dilakukan oleh China jika rencana penjualan senjata tersebut benar-benar dilakukan. Namun, Beijing pada masa lalu pernah menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan AS yang menjual senjata kepada Taiwan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Taiwan Yen De-fa menyambut baik keputusan AS tersebut. Ia mengatakan bahwa pembelian senjata dari AS tersebut tidak bertujuan untuk membuat konflik dengan China Daratan.

Menkes Jerman Positif Covid-19 Usai Rapat Kabinet, kok Menteri Lainnya Tak Dikarantina?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia