logo


Pintar Ngaji Saja Tidak Cukup, Maruf Amin Minta Santri Jadi 'Gus Iwan'

Maruf Amin meminta santri tidak hanya pintar mengaji saja

22 Oktober 2020 12:38 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar Pesantren melahirkan sosok-sosok santri yang tidak hanya pandai mengaji saja namun juga harus bisa berwirausaha. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara akselerasi ekonomi kerakyatan berbasis pesantren dan komunitas dalam rangka hari santri, Kamis (22/10/2020)

"Pesantren harus menyiapkan, santri sekarang harus menjadi santri yang kalau saya menyebutnya itu pesantren harus melahirkan Gus Iwan, Gus Iwan itu apa? Santri bagus pinter ngaji usahawan. Jadi dia ngajinya pinter, dakwahnya pinter, tapi juga enterpeneur sebagai usahawan. Nah ini hal yang harus kita kembangkan," kata Maruf Amin.

Ma'ruf Amin menilai saat ini sudah banyak pesantren yang berkembang. Menurutnya, apabila santri kuat maka negara akan kuat.


Satu Tahun Kepemimpinan, Puan Minta Jokowi-Maruf Usaha Lebih Keras

"Saya bersyukur semangat ini sudah mulai tumbuh, dan pesantren harus bangun tidak boleh tidur. Kalau saya ambil contoh itu wahai orang-orang yang tidur bangkit lah, semuanya bangkit. Mari kita bangkit untuk menjadi santri-santri yang kuat sehingga negara juga menjadi kuat," ujarnya.

Maruf Amin juga mendorong pesantren sebagai pusat ekonomi kerakyatan. Hal tersebut kata Ma'ruf Amin dapat dilakukan dengan membangun bank wakaf untuk usaha mikro.

Soal Kepemimpinan, Wapres Maruf Amin: Tidak Ada Dua Matahari

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati