logo


China Sebut Kunjungan PM Jepang ke Indonesia Ancaman, NasDem: Tidak Perlu Ada Kekhawatiran

Menurutnya, kunjungan PM Jepang untuk bertemu Presiden Joko Widodo tidak bisa dianggap sebagai ancaman.

21 Oktober 2020 18:30 WIB

Willy Aditya
Willy Aditya Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat di China menilai kunjungan Perdana Menteri (PM) Jepang, Yoshihide Suga ke Indonesia sebagai ancaman. Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Willy Aditya, menilai anggapan China tersebut berlebihan.

"Saya kira tanggapan analis yang mengatakan demikian berlebihan. Tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan karena Indonesia juga punya kebijakan politik luar negerinya yang bebas intervensi," kata Willy kepada wartawan, Rabu (21/10).

Willy menyebut kunjungan Yoshihide Suga ke Indonesia adalah kunjungan biasa.


Ketemu PM Jepang, Jokowi Ngutang Lagi

"Kunjungan PM Jepang ke Indonesia sebenarnya adalah kunjungan biasa. PM Jepang Yoshihide Suga baru terpilih 16 September 2020, maka wajar dan biasa saja PM Jepang berkunjung ke Indonesia," ucap Willy.

Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Jepang sudah dilakukan sejak lama.

"Banyak kerja sama yang sudah terjalin antara Indonesia dan Jepang sejak lama, baik di bidang ekonomi, sosial-kemanusiaan, pendidikan, dan lainnya. Jadi ini kunjungan biasa saja," ujarnya.

Pentagon Perlu Aliansi yang Lebih Kuat untuk Hadapi Ancaman China dan Rusia

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata