logo


Sebut Setiap UU Pasti Ada Penolakan, Mahfud: Kalau Mau Beres, Kembalikan Pemerintah Jadi Otoriter

Mahfud mengatakan bahwa demonstrasi tolak UU Ciptaker adalah konsekuensi dari demokrasi

21 Oktober 2020 13:45 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkopolhukam Mahfud Md mengatakan bahwa setiap perumusan Undang-undang pasti ada saja pihak-pihak yang menolaknya. Ia menegaskan bahwa setiap UU atau kebijakan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

"Mana ada UU di Indonesia ini yang tidak diprotes, tidak ada kan? (UU) yang tahun ini semua diprotes. Ya tidak apa-apa, tapi kan negara ini tetap harus jalan, bukan kalau diprotes harus berhenti," kata Mahfud di sebuah acara yang diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (21/10/2020).

Pernyataan Mahfud tersebut merespon aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja dibentuk untuk menyederhanakan birokrasi yang saat ini terkesan tumpang tindih.


Harap BEM SI Sadar, Ferdinand: Kalian Generasi Pertama yang Menikmati Kemudahan Cari Kerja karena UU Ciptaker

Mahfud mengaku sebagai seorang Menteri tidak bisa mengintervensi kinerja para dewan. Ia juga menyebut bahwa penolakan UU Cipta Kerja adalah bagian dari demokrasi di Indonesia.

"Jadi seperti 'Pak kok DPR buat UU gitu, partai-partai', kan itu urusan di sana (DPR). Kita tidak boleh intervensi. Nah itulah konsekuensi dari demokrasi, kalau mau beres tidak ada yang gitu-gitu kembalikan pemerintahan jadi otoriter lagi," pungkasnya.

Minta Pemuda Manfaatkan UU Ciptaker, Menko PMK: Disana Banyak Fasilitas yang Disediakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati