logo


Sebut Titik Rawan di Akhir Demo, Polisi: Ada Lintas Ganti Orang yang Niatnya untuk Kerusuhan

Polisi sebut ada massa yang niatnya membuat kerusuhan

20 Oktober 2020 14:35 WIB

Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa titik rawan demo tolak UU Cipta Kerja adalah saat pergantian massa dari yang melakukan demo dengan massa yang berniat membuat kerusuhan.

"Nanti yang rawan waktu mau selesai itu ada lintas ganti, lintas ganti ini adalah orang-orang yang memang niatnya untuk kerusuhan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (20/10/2020).

Ia mengatakan ada massa yang dari awal tidak ingin mengikuti demo namun mempunyai niatan untuk membuat kerusuhan. Hal tersebut sudah biasa terjadi di demo-demo sebelumnya.


Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa: Kita Minta Pak Presiden Keluar

Yusri juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar para pelajar tidak mengikuti demo yang digelar hari ini, Selasa (20/10/2020). Pasalnya pada demo sebelumnya, banyak pelajar yang mengikuti demo tolak UU Cipta Kerja.

"Karena kami sudah melaporkan ke Disdik mana sekolah-sekolah yang anak-anaknya kemarin kita amankan yang rata-rata 90 persen adalah anak-anak SMK," tambahnya.

 

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, Pengamat: Banyak Cobaan Berat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati