logo


Kebenaran Jadi Hak Penguasa, Said Didu: Apakah Demokrasi Masih Ada?

Dia menilai masyarakat kini sudah dihinggapi rasa khawatir saat menyampaikan aspirasi mereka.

20 Oktober 2020 12:21 WIB

Said Didu
Said Didu Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengungkapkan keresahannya terkait kondisi negara di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini. Dia menilai masyarakat kini sudah dihinggapi rasa khawatir saat menyampaikan aspirasi mereka.

Said Didu mengatakan di rezim sekarang, kebenaran hanya milik seorang penguasa. Ia lantas mempertanyakan sistem demokrasi yang seharusnya berlaku di Indonesia.

“Jika mengemukakan pemikiran pun sudah tidak boleh. Jika melakukan analisis saja sudah dikriminalisasi. Jika berdiskusipun sudah diintai. Jika kebenaran sudah menjadi hak penguasa. Apakah demokrasi masih ada?” cuit Said Didu di akun Twitternya, dikutip pada Selasa (20/10).


Soroti Rencana Pembenahan UU Ciptaker, Pengamat: Hanya Sekadar Gula-gula bagi Pimpinan Buruh

Eks anggota MPR RI itu memang kerap melontarkan kritik terhadap pemerintahan Jokowi-Maruf. Dia beberapa kali menyoroti persoalan utang, kemiskinan, maupun demokrasi yang semakin memprihatinkan.

“Data menunjukkan terjadi tambahan utang selangit, peningkatan kemiskinan, penegakan hukum makin memprihatinkan, demokrasi makin terpuruk, peningkatan ketimpangan. Inikah pondasi yang dibangun,” tulisnya di kicauan berbeda.

Tak Yakin, Iwan Sumule: Apa Netizen Percaya 812 Halaman Draf Omnibus Law Dibaca Jokowi?

Halaman: 
Penulis : Iskandar